Kerusakan Aqidah di balik kecelakaan Sukhoi superjet 100 Oleh Fadhel Ahmad

Peristiwa kecelakaan pesawat sukhoi superjet 100 dari Rusia  yang terjadi di kawasan gunung salak kab bogor jawa barat dan menewaskan seluruh penumpang berjumlah 42 orang sungguh sangat mengagetkan, tetapi yang lebih mengagetkan adalah opini-opini serta pandangan – pandangan dibalik peristiwa naas itu. Hati ini terasa ngeri dan teriris manakala membaca pemberitaan di media massa. Fenomena paganis atau kesyirikan yang sangat nampak didepan mata, anehnya kesyirikan itu justru keluar dari mulut seorang yang mengaku ulama’ dan juga dari seorang yang mengaku keturunan Nabi Muhammad (baca: habib ). Pembaca yang budiman sungguh bencana kecelakaan ini besar tetapi kecelakaan aqidah dibalik bencana itu lebih besar dan sungguh adanya orang-orang semacam KH Marsa Abdullah dan Habib Mukhsin Barakbah  lebih harus dianggap bencana karena menghasung dan memprofokasi orang untuk berbuat syirik.

Letak kesyirikan

1.Keyakinan bahwa kuburan mbah gunung salak bisa mengatur alam ( baca : cuaca )

Inilah apa yang bisa kita pahami dari kandungan berita dalam situs:  http://www.tribunnews.com/2012/05/15/kala-mbah-gunung-salak-mengatur-cuaca

Sungguh ini bertentangan dengan tauhid Rububiyyah dimana seorang hamba wajib meyakini bahwa segala apa yang ada di alam semesta ini hanya Allah yang mengatur

(more…)

Bookmark and Share

MITOS SYIRIK GUNUNG SALAK Oleh Ustadz Jafar Salih Hafidhohullah

MITOS SYIRIK GUNUNG SALAK
(Tanggapan terhadap artikel: misteri gunung Salak, burung pun bisa jatuh di atas makam Syekh)
Bukannya mengambil hikmah dari kecelakaan Sukhoi dengan bertobat dari kemaksiatan dan dosa, seorang “pemuka” di kaki gunung salak, desa palasari, Cijeruk malah menganjurkan makam Syekh Hasan dikukuhkan sebagai tempat ziarah. “Perlu semacam ada pengukuhan makam Syekh Hasan menjadi tempat ziarah” kata Habib Mukhsin Barakbah.

Musibah Sukhoi dan Makam Syekh Hasan
Allah yang maha bijak telah menetapkan bahwa segala sesuatu ada sebabnya. Apakah berdasarkan dalil syar’i atau kauni. Al Qur’an misalnya adalah sebab syar’i bagi kesembuhan, bagitu pula madu, habbatsauda’, air zamzam, semuanya adalah sebab kesembuhan berdasarkan dalil Al Qur’an dan hadits yang shahih. Begitu pula api yang merupakan sebab kauni untuk membakar, dan seterusnya.
Tapi hubungan sebab-akibat bisa tidak berfungsi apabila Allah menghendaki. Berapa banyak obat yang diyakini sebagai sebab kesembuhan tapi tidak berfungsi pada sebagian orang, seperti api yang tidak berfungsi ketika digunakan untuk membakar nabi Ibrahim Alaihissalam.
Maka mengimani sebab-akibat tidak merusak tauhid selagi seseorang meyakini bahwa segala sesuatunya tergantung kehendak Allah. (more…)

Bookmark and Share

Islam, Satu-satunya Agama yang Benar Oleh Al Ustadz Saifudin Zuhri, Lc

Marilah kita senantiasa bertakwa kepada Allah l dan mensyukuri nikmat-nikmat-Nya. Terlebih, nikmat paling besar yang tidak didapatkan oleh setiap orang, bahkan oleh kebanyakan manusia, yaitu nikmat dikaruniai agama Islam. Allah l berfirman:
“Dan sebagian besar manusia tidak akan beriman walaupun engkau sangat menginginkannya.” (Yusuf: 103)
Oleh karena itu, marilah kita senantiasa menjaga karunia yang paling besar ini, dengan bersungguh-sungguh dalam berpegang teguh dengan ajarannya. Bukan menjadi orang yang sekadar mengaku beragama Islam namun tidak mau membuktikan keislamannya.

Hadirin rahimakumullah,
Islam adalah agama yang menuntut pemeluknya untuk menyerahkan diri kepada Allah l dan meninggalkan seluruh jenis perbuatan syirik sekaligus orang-orang yang melakukannya. Islam juga agama yang dibangun di atas fondasi dan penopang yang disebut rukun Islam. Nabi n bersabda: (more…)

Bookmark and Share

Kesombongan dan Sikap Ujub Oleh: Fadhel ahmad

Sombong dan Ujub merupakan dua penyakit hati yang terkadang tidak disadari, hal ini karena kebanyakan orang tidak mengetahui hakekat dari dua sifat tersebut sehingga terus menerus seseorang memakai pakaian ini. Sementara dia membenci nama disisi lain ia terus bangga dan rela bersamanya. Oleh karenanya mari kita pelajari hakekat dari dua sifat tercela bahkan haram ini dengan membaca dan mengambil dari al-Quran dan as-Sunnah ( hadits ) serta bimbingan para ulama agar kita dapat menghindarinya sebagaimana ucapan penyair:
  عَرَفْتُ الشَّرَ لَا لِشَرِّ لَكِنْ لِتَوَقِّه وَ منْ لَا يَعْرِفِ الشَّرَ يَقَعْ فِهِ
“ aku mencoba mengenali sebuah kejelekan bukan untuk melakukannya tetapi agar bisa menjaga diri darinya,barang siapa yang tidak mengenal yang jelek maka sangat mungkin dia akan jatuh ke dalamnya”.

 

Definisi sombong dan ujub dalam bahasa Syari’at
Sombong adalah dimana seseorang merasa dirinya besar dan jauh diatas orang lain serta memiliki keutamaan dan kelebihan diatas orang lain.
Adapun Ujub adalah bangga diri dimana seseorang melihat amalannya lebih diatas orang lain sehingga dia merasa bangga akan hal itu. Dari definisi diatas diketahui bahwa sombong itu terkait dengan diri adapun ujub terkait dengan amal, sehingga kesombongan itu bisa mengenai siapapun sekalipun dia adalah orang miskin atau jelek atau yang semakna dengan itu,  sementara ujub ia hanya menjangkiti orang yang punya kelebihan terkhusus dalam hal amal keagamaan
Sombong ada dua macam: (more…)
Bookmark and Share

DAFTARKAN DIRI KAMU DI KURSUS BAHASA ARAB DASAR LANJUTAN DENGAN BIAYA TERJANGKAU, ARABIC IN WORLD العربية في العالم

Bookmark and Share