MITOS SYIRIK GUNUNG SALAK
(Tanggapan terhadap artikel: misteri gunung Salak, burung pun bisa jatuh di atas makam Syekh)
Bukannya mengambil hikmah dari kecelakaan Sukhoi dengan bertobat dari kemaksiatan dan dosa, seorang “pemuka” di kaki gunung salak, desa palasari, Cijeruk malah menganjurkan makam Syekh Hasan dikukuhkan sebagai tempat ziarah. “Perlu semacam ada pengukuhan makam Syekh Hasan menjadi tempat ziarah” kata Habib Mukhsin Barakbah.
Musibah Sukhoi dan Makam Syekh Hasan
Allah yang maha bijak telah menetapkan bahwa segala sesuatu ada sebabnya. Apakah berdasarkan dalil syar’i atau kauni. Al Qur’an misalnya adalah sebab syar’i bagi kesembuhan, bagitu pula madu, habbatsauda’, air zamzam, semuanya adalah sebab kesembuhan berdasarkan dalil Al Qur’an dan hadits yang shahih. Begitu pula api yang merupakan sebab kauni untuk membakar, dan seterusnya.
Tapi hubungan sebab-akibat bisa tidak berfungsi apabila Allah menghendaki. Berapa banyak obat yang diyakini sebagai sebab kesembuhan tapi tidak berfungsi pada sebagian orang, seperti api yang tidak berfungsi ketika digunakan untuk membakar nabi Ibrahim Alaihissalam.
Maka mengimani sebab-akibat tidak merusak tauhid selagi seseorang meyakini bahwa segala sesuatunya tergantung kehendak Allah. (more…)

Sombong dan Ujub merupakan dua penyakit hati yang terkadang tidak disadari, hal ini karena kebanyakan orang tidak mengetahui hakekat dari dua sifat tersebut sehingga terus menerus seseorang memakai pakaian ini. Sementara dia membenci nama disisi lain ia terus bangga dan rela bersamanya. Oleh karenanya mari kita pelajari hakekat dari dua sifat tercela bahkan haram ini dengan membaca dan mengambil dari al-Quran dan as-Sunnah ( hadits ) serta bimbingan para ulama agar kita dapat menghindarinya sebagaimana ucapan penyair:
عَرَفْتُ الشَّرَ لَا لِشَرِّ لَكِنْ لِتَوَقِّه وَ منْ لَا يَعْرِفِ الشَّرَ يَقَعْ فِهِ
“ aku mencoba mengenali sebuah kejelekan bukan untuk melakukannya tetapi agar bisa menjaga diri darinya,barang siapa yang tidak mengenal yang jelek maka sangat mungkin dia akan jatuh ke dalamnya”.
Definisi sombong dan ujub dalam bahasa Syari’at
Sombong adalah dimana seseorang merasa dirinya besar dan jauh diatas orang lain serta memiliki keutamaan dan kelebihan diatas orang lain.
Adapun Ujub adalah bangga diri dimana seseorang melihat amalannya lebih diatas orang lain sehingga dia merasa bangga akan hal itu. Dari definisi diatas diketahui bahwa sombong itu terkait dengan diri adapun ujub terkait dengan amal, sehingga kesombongan itu bisa mengenai siapapun sekalipun dia adalah orang miskin atau jelek atau yang semakna dengan itu, sementara ujub ia hanya menjangkiti orang yang punya kelebihan terkhusus dalam hal amal keagamaan
Komentar Terbaru