RANGKUMAN HUKUM-HUKUM SEPUTAR JENAZAH

Al Ustadz Muhaimin
بسم الله الرحمن الرحيم
Segala puji bagi Allah yang telah menetapkan kematian atas manusia: Allah Azza Wajalla berfirman:
كُلُّ مَنْ عَلَيْهَا فَانٍ(26) وَيَبْقَى وَجْهُ رَبِّكَ ذُو الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ
“Semua yang ada di bumi itu akan binasa. Dan tetap kekal Wajah Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan”. Ar Rahman: 26-27.
Manusia setelah wafat diletakkan di dalam kubur sampai hari dibangkitkan, kemudian mereka beralih ke negeri yang kekal (akhirat), dimana mereka berada dalam janah (surga) atau nar (neraka).  Dikarenakan manusia setelah wafat memiliki hukum-hukum yang syar’i, seperti memandikan, mengkafani, memikul dan menguburkan, maka kami ringkas hukum-hukum tersebut dari kitab-kitab ulama ahli fikih dalam lembaran yang sedikit, yang kami hadirkan untuk orang yang hendak menegakkan hukum-hukum ini terhadap saudaranya yang wafat, sehingga dia dapat melakukannya di atas ilmu yang benar –InsyaAllah-. Kita memohon kepada Allah untuk kita dan mereka tambahan pahala, ilmu yang bermanfaat dan amalan yang shaleh, sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengabulkan (do’a). Semoga Allah mencurahkan shalawat dan salam atas Nabi kita Muhamad, keluarganya, sahabatnya dan orang-orang setelahnya yang mengikutinya dengan baik.   (more…)
Bookmark and Share

Keutamaan Bulan Dzulhijjah

بسم الله الرحمن الرحيم

Oleh : Ustadz Muhammad Na’im, Lc.
Segala puji bagi Allah ta’ala, sholawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah  yang tidak ada Nabi lagi sesudahnya, Amma ba’du :
Diantara karunia Allah Ta’ala kepada hamba-hambaNya adalah Allah Ta’ala telah menjadikan bagi mereka musim-musim kebaikan untuk melakukan ketaatan kepadaNya, mereka bisa memperbanyak amal-amal sholih pada musim-musim itu, berlomba-lomba untuk mendekatkan diri kepada Rabbnya. Maka orang yang berbahagia adalah orang yang memenfaatkan musim-musim itu dan tidak membiarkannya berlalu sia-sia begitu saja.
Diantara musim-musim yang mulia ini adalah (more…)

Bookmark and Share

Al-Imam Al-Fudha’il bin ‘Iyadh

Al-Imam Al-Fudha’il bin ‘Iyadh

(ditulis oleh: Al-Ustadz Zainul Arifin)

Beliau dilahirkan di Samarqand dan dibesarkan di Abi Warda,  suatu tempat di daerah Khurasan.
Tidak ada riwayat yang jelas tentang kapan beliau dilahirkan, hanya saja beliau pernah menyatakan usianya waktu itu telah mencapai 80 tahun, dan tidak ada gambaran yang pasti tentang permulaan kehidupan beliau.
Sebagian riwayat ada yang menyebutkan bahwa dulunya beliau adalah seorang penyamun, kemudian Allah memberikan petunjuk kepada beliau dengan sebab mendengar sebuah ayat dari Kitabullah.
Disebutkan dalam Si (more…)

Bookmark and Share