Ibnu Hajar Al-Asqalani, Imam Besar Ahli Hadits

Ibnu Hajar Al-Asqalani, Imam Besar Ahli Hadits

(ditulis oleh: Al-Ustadz Zainul Arifin)

Nisbah dan Kunyah Beliau
Beliau adalah seorang imam yang sangat cerdas, sangat alim, shalih, sangat tinggi budi pekertinya, dan merupakan sayyid para muhaqqiqin (ulama peneliti dan penilai), penutup bagi para huffazh (penghafal) yang unggul, dan penutup bagi para qudhat (hakim-hakim) yang tersohor. Beliau diberi gelar “syihab ad-dien” (cahaya agama ini). Ayah beliau memberi kunyah (memanggil) beliau dengan Abul Fadhl, Ahmad bin Ali bin Muhammad bin Muhammad bin Ali bin Mahmud bin Ahmad Al-Kinani Al-’Asqalani Al-Mishri. Asy-Syafi’i sebagai madzhabnya dan lebih dikenal dengan Ibnu Hajar. (more…)

Bookmark and Share

Pembagian Tauhid – Rububiyah, Uluhiyah, Asma wa Sifat

Al Ustadz Abu Karimah Askari

Pada awalnya tauhid dibagi menjadi 2 bagian, yaitu :

Tauhid Al Ma’rifat wal Itsbat (Pengenalan dan Penetapan) yang mengandung 2 tauhid yaitu

  • Tauhid Rububiyah yaitu mengenal Allah melalui perbuatan-Nya.
  • Tauhid Asma wa Sifat yaitu mengenal Allah melalui nama dan sifat-Nya.

Tauhid Al Irodi Ath Tholabi yaitu tauhid yang diinginkan dan dituntut, disebut juga tauhid uluhiyah.

Akan tetapi seiring semakin jauhnya umat Islam dari ajaran agama, (more…)

Bookmark and Share

Hikmah Penciptaan Manusia

phone_box

Adalah akhlak yang baik jika seorang muslim meninggalkan sesuatu yang sia-sia. Karena, meninggalkan kesia-siaan merupakan tanda dari kebijaksanaan seseorang. Allah  pun telah menyebutkan bahwa salah satu ciri kaum mukminin adalah berpaling dari sesuatu yang sia-sia. Allah berfirman dalam Surat Al-Mu`minun (yang artinya), “Telah beruntung orang-orang yang beriman.” [Q.S. Al-Mu`minun:1] dan menyebutkan salah satu ciri mereka, “Dan dari kesia-siaan mereka berpaling.” [Q.S. Mu`minun:3]. Inilah kesempurnaan seorang hamba. Dia tidak akan melakukan sesuatu yang sia-sia. (more…)

Bookmark and Share